Banyak masyarakat yang merasa heran & mempertanyakan. Apa yang salah dengan bangsa ini. Ditengah keberlimpahan potensi sumberdaya (alam, manusia & kultur), mengapa kemajuan bangsa ini koq masih tertinggal saja dibandingkan bangsa lain ?

Menjawabnya gak mudah. Tentu karena realitas persoalan yang melatarinya kompleks. Masalahnya berlapis-lapis. Bahkan saling bersilang sengkarut. Komoditas alam yang superkaya udah ada sejak lama. Manusia nan pintar & lagi agamis, bejibun.

Tadi malam terjebak debat kusir dengan teman Batak. Kultur kontensius ala lapo yang gak solutif, yang paling saya hindari. Kita sering terobsesi dengan pikiran: selangit, polarik, sempurna, spekta, dll. Kita doyan bicara revolusi: Industri 4.0, Tesla, Apple, Silicon Valley, dll.

Tapi realitanya, gawai atau bahkan sepeda motor pun, kita belum bisa bikin. Karena gagal memulai dari pikiran kecil.

Kita gagal mencicil !

GG/( Teroka TRIBUN SABAR )